Essam Habib, pria yang menjalankan usaha cukur tanpa listrik dan air yang mengalir, pasca konflik antara Israel dan Hamas di Gaza. Bagaimana kisahnya?
Lebih dari 400.000 warga di Jalur Gaza kehilangan tempat tinggal, akibat operasi militer Israel. Namun semua itu tak menghalangi niat seorang tukang cukur berwajah tampan ini untuk mencari rezeki.
Essam Habib pun menceritakan, bagaimana ia berusaha bertahan hidup di antara puing-puing reruntuhan bangunan pasca konflik Israel-Hamas di Gaza.
Dikutip dari BBC, Senin (15/9/2014), awalnya ia membuka usaha cukur di Jalan Habib di Distrik Shejaiya 18 bulan lalu. Meski pertempuran yang baru-baru ini terjadi membawa kehancuran di lingkungan sekitarnya, tapi kios dan rumah keluarganya tetap berdiri.
"Banyak orang kehilangan rumah mereka dan semua pelanggan sudah pergi, tapi kami tetap berusaha mencari sedikit nafkah agar kami bisa makan," kata Essam.
"Saya tidak punya pilihan selain membersihkan kios, kembali bekerja dan berdoa agar Allah memberkahi kami. Tidak ada air yang mengalir jadi kami menyimpan air di dalam ember untuk membersihkan wajah dan leher pelanggan," tambah Essam.
Pipa-pipa air di Shejaiya rusak dan tidak ada lagi aliran listrik, sehingga Essam menggunakan generator ketika ia memangkas rambut dengan pencukur listrik.
"Saya berdoa semoga krisis ini segera usai," kata Essam. (Ein)
Essam Habib pun menceritakan, bagaimana ia berusaha bertahan hidup di antara puing-puing reruntuhan bangunan pasca konflik Israel-Hamas di Gaza.
Dikutip dari BBC, Senin (15/9/2014), awalnya ia membuka usaha cukur di Jalan Habib di Distrik Shejaiya 18 bulan lalu. Meski pertempuran yang baru-baru ini terjadi membawa kehancuran di lingkungan sekitarnya, tapi kios dan rumah keluarganya tetap berdiri.
"Banyak orang kehilangan rumah mereka dan semua pelanggan sudah pergi, tapi kami tetap berusaha mencari sedikit nafkah agar kami bisa makan," kata Essam.
"Saya tidak punya pilihan selain membersihkan kios, kembali bekerja dan berdoa agar Allah memberkahi kami. Tidak ada air yang mengalir jadi kami menyimpan air di dalam ember untuk membersihkan wajah dan leher pelanggan," tambah Essam.
Pipa-pipa air di Shejaiya rusak dan tidak ada lagi aliran listrik, sehingga Essam menggunakan generator ketika ia memangkas rambut dengan pencukur listrik.
"Saya berdoa semoga krisis ini segera usai," kata Essam. (Ein)
Credit: Tanti Yulianingsih
Wednesday, October 01, 2014


Posted in


3 comments:
mantap gan beritanya http://goo.gl/i1cbNT
"Main poker online & domino online dengan chip rupiah uang asli, di mgmpoker88 http://goo.gl/YJ9lZX?,
situs poker dan dominoqq online menyediakan 6 game berbeda dalam 1 user id, aman, mudah dan terpercaya, server bebas dari bot, mainkan sekarang Raih jackpot ratusan juta rupiah setiap harinya bila beruntung,
minimal deposit 20rb, dapat bonus cashback mingguan 0.3% - 0.5%, referral 15%
Pin BBM : 28CAFAB2, SMs : +85577597038, LINE : MGM POKER, Email : mgmpoker88@yahoo.com. Terimakasih
Post a Comment