Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

Fotografi by Lego

Foto Kreatif ini dibuat oleh Andrew Whyte menunjukkan kehidupan sehari-hari dan petualangan menyenangkan dari dunia LEGO fotografer. LEGO minifigure difoto di London, di pantai berpasir, dan di depan pemandangan indah. Semua foto yang diambil dengan iPhone 4S. Kita intip yuk hasilnya.













Sumber : memobee (by Putri)
Baca Selengkapnya »»


Mengapa Ada Orang Yang Giginya Mudah Berlubang?

Teorinya, jika kita rajin menyikat gigi maka kita akan terhindar dari gigi berlubang. Tapi kenyataannya tidak demikian. Kebersihan gigi memang harus dijaga, tapi itu bukan segalanya untuk melindungi gigi dari gigi berlubang.

 Faktor lain pengaruhnya tak kalah besar dalam kesehatan gigi adalah pola makan dan DNA.

"Menyikat gigi atau memakai benang gigi adalah mantra yang dipakai sejak dahulu oleh dokter gigi. Tapi jika kita melihat pada hasil studi klinis, hanya sedikit penurunannya pada risiko gigi berlubang," kata dokter gigi Page Caufield, yang meneliti tentang kerusakan gigi.

Dengan kata lain, menurut Caufield, menyikat gigi dan memakai benang giti secara teratur tidak akan mencegah gigi berlubang.

Penyebab utama gigi berlubang adalah gula. "Kerusakan gigi sangat terkait dengan konsumsi gula. Jika kita membatasi atau menghindari gula, maka kita akan terhindar dari gigi berlubang," katanya.

Gigi berlubang adalah akibat tiga faktor yaitu: pertumbuhan bakteri, gula dalam makanan dan permukaan gigi yang rentan. Bakteri di dalam mulut akan mengubah sebagaian gula dan karbohidrat yang makan menjadi asam. Bakteri dan asam yang dibentuk menjadi endapan lengket yang disebut plak gigi.

Erosi yang ditimbulkan plak akan menciptakan lubang-lubang kecil pada permukaan email, yang awalnya tidak terlihat.  Begitu email berhasil ditembus, dentin di bawahnya yang lebih lunak ikut terkena.

Walau demikian, menyikat gigi dan memakai benang gigi setelah makan bisa menurunkan risiko gigi berlubang.

Selain pola makan, rentan tidaknya seseorang mengalami gigi berlubang juga dipengaruhi faktor genetik. Hampir sepertiga gigi berlubang terjadi karena bentuk gigi dan jumlah saliva (air liur) kita.


Sumber : Kompas
Baca Selengkapnya »»


Tes Sederhana Menghitung Panjang Usia Manusia

Tak ada waktu berolahraga? Terlalu malas menyiapkan makanan sehat sendiri? Gaya hidup tidak sehat seperti ini terkadang membuat kita takut terhadap kondisi kesehatan. Pertanyaan apakah kita akan berumur panjang? Nah, kini ada tes sederhana untuk mengetahuinya.

Seorang dokter di Brasil menemukan tes sederhana untuk memprediksi berapa lama usia seseorang. Tes yang dinamakan Sitting Rising Test (SRT), alias tes duduk berdiri ini telah terbukti bisa memperkirakan risiko kematian seseorang dalam lima tahun ke depan.

Dr.Claudio GIl Araujo, PhD, spesialis olahraga dan kedokteran olahraga, adalah orang yang menemukan tes yang mudah, cepat, dan bisa dilakukan di mana saja ini. Cara melakukan tes SRT ini sederhana. Cukup sediakan alas duduk di lantai sekaligus pengaman apabila kita terjatuh saat akan berdiri.

Caranya dimulai dengan duduk bersila di atas matras. Lalu, kita harus berdiri tanpa memikirkan seberapa cepat hal itu bisa dilakukan. Yang diamati cuma seberapa banyak bantuan yang diperlukan untuk bisa berdiri.

Jika kita bisa mengubah posisi dari posisi bersila ke posisi berdiri tanpa bantuan, maka poinnya adalah 5. Kembali lagi ke posisi awal poinnya 5. Tetapi jika kita menggunakan bantuan, baik itu tangan, jari, atau lutut, untuk menopang saat kita duduk atau berdiri, maka setiap jenis bantuan itu akan mengurangi masing-masing 5 poin. Mendorong badan saat berdiri juga mengurangi poin.

Untuk setiap poin yang Anda dapatkan, maka kemungkinan penurunan risiko kematian sebesar 21 persen. Skor 3 atau kurang maka risiko kematiannya akan lebih besar.

Menurut Araujo, ia mendapatkan ide membuat tes SRT setelah mengamati pasien-pasiennya yang berusia tua atau yang gaya hidupnya lebih banyak duduk, namun bisa melakukan tes aerobik.



Sumber : kompas
Baca Selengkapnya »»


Wow! Jubah Menghilang Harry Potter Bisa Dipakai Tahun 2030

Para ilmuwan bisa memprediksi kapan teknologi canggih yang ada dalam film bisa digunakan oleh banyak orang di dunia. Teknologi teleportasi yang ada di Star Trek, perjalanan waktu di film Back to the Future, hingga jubah penghilang yang ada di film Harry Potter. Semua itu bisa digunakan tidak lama lagi.

Fisikawan memprediksi, beberapa teknologi akan bisa digunakan di akhir abad ini, namun beberapa teknologi lainnya baru akan bisa dipakai di awal abad berikutnya. 'Perjalanan Waktu' misalnya, baru bisa digunakan pada tahun 2100 nanti, sedangkan wisata ke luar angkasa dan jubah penghilang bisa digunakan secara massal 15 tahun dari sekarang.

Hal ini diprediksi oleh para fisikawan asal Imperial College London dan University of Glasgow. Malah, dilansir Daily Mail, 30 Oktober 2014, dalam penelitian ilmuwan yang dilakukan selama 11-16 tahun itu diperkirakan teleportasi bisa menjadi aktivitas biasa yang dilakukan sehari-hari oleh masyarakat pada 2080 nanti.

Artinya, anak-anak pun bisa bermain melakukan perjalanan menembus waktu, layaknya film Back to the Future, 63 tahun dari sekarang.

Sayangnya, ilmuwan masih pesimistis akan prediksi ini. Pasalnya ada banyak teori. Collin Stuart, penulis Big Question on Science memprediksi manusia bisa berjalan menembus masa depan pada 2100 nanti, atau 85 tahun dari sekarang.

"Teknologi perjalanan menembus waktu telah ada sekarang, namun masih sedikit kemungkinan. Hasil uji coba hanya merekam waktu 0,02 detik, dilakukan oleh Kosmonaut Sergei Kriakev. Ini tidak terlalu meyakinkan. Ini hanya memberikan kemungkinan tapi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat," ujar Stuart.

Menurut dia, berbeda dengan apa yang telah dicapai oleh turis luar angkasa. Mereka bisa menaikkan kecepatan perjalanan dari 6 bulan menjadi beberapa hari saja untuk melewati bumi.

Sedangkan untuk teleportasi, baru akan bisa digunakan pada 2080. Demikian dikatakan Dr Mary Jacqueline Romero dari School of Physics and Astronomy di University of Glasgow.

"Teleportasi manusia, atom demi atom, mungkin akan sulit. Tapi pengembangan kimia dan biologi molekul akan memungkinkan teleportasi dilakukan dengan cepat. Untungnya, tidak ada hukum dasar yang mengatakan itu tidak bisa dilakukan," kata Romero.

Kesimpulannya, menurut pada fisikawan itu, perjalanan menembus waktu akan bisa dilakukan pada 2100, teleportasi pada 2080, jubah penghilang ala Harry Potter bisa digunakan di 2030, sedangkan perjalanan ke luar angkasa bisa dijalani.


Sumber : Viva
Baca Selengkapnya »»


Mengharukan : Sang Nenek Menjadi Badut Demi Biaya Nikah Anaknya

Walaupun sudah berusia sangat lanjut namun semangat masih tetap ada. Itu merupakan semangat "perjuangan hidup" seorang nenek di China. Yang Zhiqiao, seorang nenek berusia 75 tahun, merupakan salah satu nenek di China yang mempunyai semangat yang tinggi. Ia bahkan masih mau mencari duit demi membantu biaya nikah sang anak.


Nenek Yang setiap hari bekerja menjadi Badut Mickey Mouse di taman kota Luoyang. Meski usia nya sudah sangat lanjut, namun demi biaya nikah sang anak, ia gigih mengumpulkan pundi-pundi uangnya dengan cara memungut biaya dari para pengunjung yang mengajaknya berfoto bersama "Badut Mickey Mouse".

"Putraku sudah berusia lebih dari 40 tahun, masih belum menikah. Aku tak bisa menjadi beban baginya. Aku harus menghasilkan banyak uang agar ia mendapatkan istri," ujar nenek Yang.

Bayangkan sang Nenek tersebut masih mau berjuang mencari uang demi biaya nikah sang anak. Sang anak pun tidak mengetahui pekerjaan ibunya.

Nenek Yang juga mengatakan bahwa "Kostum badut Mickey Mouse ini sebenarnya adalah bikinan anak saya."

Berada dalam kostum ini memang sangat menyiksa, bayangkan dengan kostum badut yang cukup berat dan panas, ia masih mau menghibur anak-anak dan para pengunjung di taman. Setiap 10 menit sekali, ia terpaksa membuka kepala "Badutnya" demi mencari udara segar.

"Kostumnya berat, udaranya juga cuma sedikit. Kalau menggunakannya terlalu lama, aku sulit bernafas," ujarnya.

Nenek Yang terkenal dengan sebutan Mickey Mouse Grandma, oleh para anak-anak kecil yang suka berkunjung ke Taman Luoyang.

Memang begitu besar pengorbanan sang Ibu bagi anaknya dari melahirkan sampai membesarkan anaknya. Oleh karena itu, jangan pernah memarahi atau bertindak kasar kepada ibu. Dia selalu berkorban demi sang anak. Contoh seperti nenek Yang, Ia mau berkorban demi sang anak agar bisa menikah. Semoga perjuangan nenek Yang dapat menjadi kisah yang memotivasi kita semua (anak) agar tidak berbuat durhaka terhadap orang tua, terutama IBU.


Sumber : Dunianugroho29
Baca Selengkapnya »»